Kembali

Kemanakah pergi mencari sandaran
Ketika jauh dari pangkuan
Kemanakah pergi mencari kasih sayang
Ketika jauh dari sarang

Kini ku telah terbang
Jauh ke ujung gerbang
Hati hampa….. seorang diri
Tubuh pucat tergerus air hujan
Tanpa kasih sayang
Tanpa sandaran

Kemanakah pergi mencari kehangatan
Hanya satu jalan
Kembali ke sarang

Telematika

PENGERTIAN TELEMATIKA
Telematika berasal dari bahasa perancis “Telematique” yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Teknologi Informasi merujuk pada sarana prasarana, sistem dan metode untuk perolehan, pengiriman, penerimaan, pengolahan, penafsiran, penyimpanan, pengorganisasian, dan penggunaan data yang bermakna.
Para praktisi menyatakan bahwa “Telematics“ adalah singkatan dari “Telecommunication” and “informatics” sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu (konvergensi). Semula media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi komunikasi pada saat itu.
Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghindarkan media komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah Telematika kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara telekomunikasi, media dan informatika yang semula masing-masing berkembang secara terpisah.
Konvergensi Telematika kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau “The Net”. Dalam perkembangannya istilah “media” dalam Telematika berkembang menjadi wacana “multimedia”. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah “multimedia” semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambigus jika istilah Telematika dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika (http://law.ui.ac.ic/lama/telematika/index.htm).
Menurut instruksi presiden RI no.6 tahun 2001 tentang kerangka kebijakan perkembangan dan pendayagunaan telematika di Indonesia didapat pengertian telematika sebagai berikut : “……. Telekomunikasi, media dan informatika atau disingkat sebagai teknologi telematika…”. (http://www.indonesia.go.id/id/produk_uu/isi/inpres2001/ip%206-2001%20lamp.html).
Alfin Toffler berpendapat bahwa teknologi telekomunikasi dan informatika, kini populer dengan nama telematika (Yuliar,2007). Menurut Yusuf Hadi Miarso (2007) telematika merupakan sinergi teknologi telekomunikasi dan informatika untuk keperluan pemrosesan data dengan sistem binary (digital). Telekomunikasi adalah sistem hubungan jarak jauh yang terjalin melalui saluran kabel dan nirkabel (gelombang suara, elektromagnetik, dan cahaya). Sedangkan informatika adalah pengelolaan data yang bermakna dengan sistem binary (digital). Istilah Teknologi dan Komunikasi (ICT =Information and Communication Technology) yang lebih dikenal sekarang ini bermaksud memperluas pengertian telematika.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa Telematika merupakan konvergensi antara teknologi Telekomunikasi , Media dan Informatika yang digunakan untuk keperluan pemrosesan data dengan sistem binary / digital.

CONTOH KELEBIHAN TELEMATIKA

  1. Mengoptimalkan proses pembangunan. Telematika memberikan dukungan terhadap manajemen dan pelayanan kepada masyarakat berupa sarana telekomunikasi yang memuahkan masyarakat saling berinteraksi tanpa terhalang jarak. Dengan telematika, proses komunikasi menjadi mudah sehingga mudah pula untuk menyebarkan informasi dari satu daerah ke daerah lain.
  2. Meningkatkan Pendapatan. Produk dan jasa teknologi telematika merupakan komoditas yang memberikan peningkatan pendapatan bagi perseorangan, dunia usaha bahkan negara dalam bentuk devisa hasil ekspor jasa dan produk industri telematika.
  3. Pemersatu bangsa. Teknologi telematika mampu menyatukan bangsa melalui pengembangan sistem informasi yang menghubungkan semua institusi dan area dengan cepat tanpa terhalang jarak daerah masing-masing.

CONTOH KEKURANGAN TELEMATIKA

  1. Adanya cyber crime yaitu kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet. Misalnya kloning data kartu kredit milik orang lain. Penipuan dengan cara spam email, dll.
  2. Penyadapan telekomunikasi terhadap presiden SBY yang sempat booming beberapa waktu lalu.
  3. Bagi anak-anak, internet telah memberikan media yang mudah bagi mereka untuk mendapatkan akses pornografi dan ini dapat menyebabkan mereka menjadi matang karbitan. Selain masalah pornografi, fenomena yang terjadi saat ini adalah kecanduan akan game online. Banyak orang tua yang resah akan hal ini.

SARAN
Pemerintah Indonesia, khususnya KOMINFO harus lebih memperhatikan masalah perkembangan telematika di Indonesia. Kita bisa lihat, bagaimana kondisi saat ini. Negara kita jauh dibawah dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapore. Ini dikarenakan kurang tanggapnya pemerintah kita terhadap perkembangan telematika. Misalnya saja, kecepatan internet saat ini saya rasa masih kalah jauh ketimbang negara-negara lain. Kemudian masalah sekuritas, masih banyak beredar situs-situs porno yang bisa diakses kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja.